Amani Melasti — September 2026
TEUS melaporkan pasangan dan showroom selesai, dengan instalasi listrik, plester, dan screed dimulai. Rencana Oktober mencakup VRV serta sistem keselamatan kebakaran menuju tahap utilitas dan finishing.
Pembaruan tentang properti Bali, pengembang, dan kegiatan bisnis publik terkait dengan atribusi sumber.
Ini adalah ringkasan publikasi eksternal dengan atribusi sumber. Pernyataan dan dugaan dari sumber bukan temuan verifikasi AIREX.
TEUS melaporkan pasangan dan showroom selesai, dengan instalasi listrik, plester, dan screed dimulai. Rencana Oktober mencakup VRV serta sistem keselamatan kebakaran menuju tahap utilitas dan finishing.
Dalam wawancara Balinsky, pendiri KAVIAN menjelaskan penerimaan tamu uji coba dan commissioning. Pekerjaan kecil berlanjut; tamu diberi peringatan konstruksi dan kebisingan. Informasi berasal dari pengembang.
Balinsky menerbitkan wawancara dengan perwakilan BREIG mengenai Aquamarine III di Pererenan. Wawancara direkam di Aquamarine I ketika pembangunan proyek yang dibahas baru dimulai. Materi tersebut menyampaikan penjelasan pengembang mengenai lokasi dan rancangan vila pada saat rekaman dilakukan.
Andrey Khazov menyatakan OceaniQ I, semula dijadwalkan akhir 2025, belum selesai sepenuhnya pada Juli 2026, dengan perubahan spesifikasi dan kendala pasokan jendela sebagai penyebab.
Balinsky membahas laporan vila tiga kamar Aquamarine I bersama BREIG: pendapatan sekitar $8.000 per bulan dan biaya operasional. Angka berasal dari pengelola dan tidak diverifikasi secara independen oleh redaksi.
Dalam wawancara, pendiri IJI Anna Osipenko menyatakan Rahya diserahterimakan September 2024, dua minggu melewati kontrak. Angka penyewaan berasal dari pengembang dan belum diverifikasi independen.
Wawancara bertanda BREIG membahas pengelola vila BaliWood Residence, pemeliharaan, staf dan lokasi. Kaitannya dengan kartu properti adalah pengembang yang sama, BREIG; artikel tidak menilai jadwal penyerahan proyek.
Dalam wawancara Balinsky, perwakilan Pronoia menyebut perkiraan pembangunan 15–18 bulan dengan target 12 bulan. Informasi tersebut merupakan pernyataan perwakilan; jadwal kontraktual untuk vila tertentu tidak disertakan. Laporan ini tidak membuktikan keterlambatan serah terima yang telah terjadi.
Pengembang properti terkait mengumumkan masuk Top Ten Developers Indonesia. Direktur Amenda Sarah Siregar menerima penghargaan pada 15 September. Pengakuan perusahaan ini tidak menetapkan tanggal penyerahan proyek.
Udayana mengumumkan nota kesepahaman 2 Oktober dengan PT Dillenger and Conquest Partners, pengembang properti terkait, mengenai pengembangan SDM dan investasi berkelanjutan. Tidak ada pembaruan jadwal konstruksi.
Publikasi 5 Oktober mengutip pernyataan IJI Group tanggal 28 September: plesteran, kelistrikan dan perpipaan Eighth Sense selesai; pekerjaan berikutnya adalah fasad.
Pembaruan Oktober HQC menyatakan PBG Satori telah diperoleh, proyek mencakup 38 vila dan 116 kamar hotel, dengan penyerahan dijadwalkan pada kuartal ketiga 2027.